PLT Mikro Hidro sebagai Sumber Daya Listrik Alternatif

Jakarta – Pasokan listrik semakin berkurang, akibatnya pemadaman bergilir sering terjadi. Di lain sisi, biaya listrik justru melambung tinggi. Sumber daya listrik alternatif, semakin mutlak dibutuhkan.

Salah satu sumber daya listrik alternatif adalah Pembangkit Tenaga Listrik Mikro Hidro (PLT Mikro Hidro). Cara kerjanya sederhana. Pembangkit tenaga listriknya dari sumber-sumber air, seperti sungai atau danau. Kemampuannya menghasilkan daya listrik tergantung pasokan air. Pada umumnya PLT Mikro Hidro mampu memasok listrik sebesar 10-100.000 watt.

Selama ini PLT Mikro Hidro sudah berhasil memberikan pasokan listrik di daerah-daerah pedesaan, seperti di Wamena, Papua, dan Enrekang, Sulawesi Selatan. Kini kedua desa tersebut sudah menjadi desa mandiri energi, dimana para warganya memasok energi listrik sendiri.

Namun, sumber daya listrik alternatif ini tidak bisa diterapkan di Jakarta, atau kota-kota yang berada di daratan rendah. Menurut Koordinator Bengkel Mekanik LIPI, Teguh Santoso, PLT Mikro Hidro lebih cocok diterapkan di daerah yang berkontur atau berbukit-bukit.

“PLT Mikro Hidro membutuhkan arus air dari atas ke bawah. Itu sebabnya tidak cocok diterapkan di Jakarta. Menurut saya, Jakarta hanya menjadi konsumen saja. Lebih baik daerah-daerah pegunungan atau perbukitan, yang dikembangkan sebagai pemasok energinya,” ujar Teguh saat berlangsung Expo yang digagas Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Jakartai.

Ya, Teguh dan tim pengembang dari LIPI tentu berharap, sumber daya listrik alternatif, sepeti PLT Mikro Hidro ini, dapat mengurangi ketergantungan listrik dari PLN. Sehingga pemadaman bergilir pun bakal semakin jarang dilakukan. (Anissa/*)

About ariefsullivan

saya adalah saya

Posted on Februari 14, 2012, in Electric World. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: