PLTMH

PLTMH ONGKO

 

Ongko 

Umum

PLTMH Ongko berada di Dusun Latar, Desa Ongko, Desa Ongko, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Posisi geografis PLTMH Ongko pada 8°45’40,4″ LS dan 118°03’09,7″ BT,  berjarak 75 km dari kota Sumbawa Besar. PLTMH Ongko dibangun tahun 1999 oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB.

Hidrologi

(nihil)

Kelembagaan

Pengelolaan PLTMH Ongko dilaksanakan secara swadaya. Dengan kapasitas 22 kW, PLTMH Ongko melayani 35 rumah tangga di Dusun Ongko dengan daya terpasang 110 VA/konsumen.

Data Teknis

Komponen Sipil

Bangunan Sadap

:

Bendung pasangan batu
Saluran Pembawa

:

Saluran terbuka, 5 m
Pipa Pesat

:

Pipa Baja tebal 5 mm
–   Panjang

:

74 m
–   Diameter

:

380 mm
Debit

:

0,450  meter3/dtk
Tinggi Jatuh Air

:

19 m
Rumah Pembangkit

:

3x 4 m2
Sistem Distribusi

:

JTM  0 kms & JTR 1,5 kms

 

 Komponen Mechanical & Electrical :

Kapasitas

:

Terbangkit 20 kW
Turbin

:

Crossflow T-14  (buatan dalam negeri)
Generator

:

 3 phase,1500 rpm, 30 kW
System Control

:

Electronic Load Controller Vario (buatan dalam negeri)

 

 

PLTMH SANTONG

Santong

Umum

PLTMH Santong berada di Dusun Waker, Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Barat. Posisi geografis PLTMH Santong pada 8°19’16″ LS dan 116°17’30″ BT,  berjarak 60 km dari kota Mataram dan waktu tempuh perjalanan ± 1,5 jam. PLTMH Santong  dibangun tahun 1997 oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB, kemudian pada tahun 2004 dilakukan renovasi dan rehabilitasi untuk peningkatan kapasitas pembangkit menjadi 46 kW.

Hidrologi

(nihil)

 Kelembagaan

Pengelolaan PLTMH Santong dilakukan oleh kelembagaan yang dibentuk secara swadaya oleh kelembagaan setempat. Dengan kapasitas 46 kW, PLTMH Santong melayani  115 KK di Dusun Sempakok dengan daya terpasang 110 VA/KK.

 Data Teknis

Komponen Sipil :

Bangunan Sadap : Langsung dari saluran primer Dam Santong, stop block dari balok kayu.
Saluran Pembawa : Saluran terbuka, panjang 70 m
Pipa Pesat : Pipa Baja tebal 5 mm
–   Panjang : 91,2 m
–   Diameter : 570 mm
Debit : 0,450 m3 / dtk
Tinggi Jatuh Air : 12 m
Rumah Pembangkit : 4 x 4,5 m2
Sistem Distribusi : I JTM 1,3 kms dan JTR 1,9 kms

 

Komponen Mechanical & Electrical :

Kapasitas : Terbangkit 46 kW
Turbin : Crossflow T14 (buatan dalam negeri)
Generator : 3 phase, 1500 rpm, 60 kVA
System Control : Electronic Load Controller Vario ( buatan dalam negeri)

 

 

 

PLTMH SEDAU I  DAN  II

Sedau I dan II

Umum

PLTMH Sedau I dan II berada di Dusun Sedau Desa, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Posisi geografis PLTMH Sedau pada 8º 34’ 27” LS dan 116º 15’ 59” BT,  berjarak 19 km dari kota Mataram. Terdapat 2 (dua) PLTMH di Dusun Sedau melayani di dua wilayah dua Kabupaten yaitu Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah. PLTMH Sedau I dibangun tahun 1998, kapasitas 30 kW dengan konsumen 132 pelanggan di wilayah Dsn. Sedau Desa, Ds. Sedau, Kab. Lombok Barat. PLTMH Sedau II dibangun Tahun 2003, kapasitas 34 kW dengan konsumen 197 rumah tangga, 6 Musholla di wilayah Dsn. Cerorong, Kabupaten Lombok Tengah.
PLTMH Sedau beroperasi selama 12 jam per hari pada malam hari.

Hidrologi

(nihil)

Kelembagaan

Pengelolaan PLTMH dilaksanakan oleh lembaga setempat dengan pembayaran Rp. 10.000,-/rumah tangga, dengan daya terpasang 110 VA/KK.

 Data Teknis

Komponen Sipil (PLTMH Sedau I & II)  :

Bangunan Sadap

:

 Sal. primer Bendung Keru
Saluran Pembawa

:

Intake langsung dari saluran irigasi primer Bendung Keru
Pipa Pesat

:

Pipa Baja tebal 5 mm
–   Panjang

:

13 m
–   Diameter

:

570 mm
Debit

:

0,589 m3 / dtk
Tinggi Jatuh Air

:

9 m
Rumah Pembangkit

:

3 x 4 m2
Sistem Distribusi

:

I JTM 0 kms dan JTR 2,5 kmsII JTM 2 kms dan  JTR 3 kms

 

Komponen Mechanical & Electrical  (PLTMH Sedau I & II)  :

Kapasitas

:

I   Terbangkit 30 kWII Terbangkit 34 kW
Turbin

:

Crossflow T14
Generator

:

I   3 phase, 1500 rpm, 30 kWII  3 phase, 1500 rpm, 35 kW
System Control

:

IGCNS34 (buatan dalam negeri)

 

 

PLTMH SELEN AIK

 Selenaik

Umum

Selen Aik merupakan salah satu dusun di Desa Sedau wilayah Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Terletak ± 24 km sebelah timur laut Mataram. dengan posisi geografis pada 8º 33’ 24” LS dan 116º 16’ 29” BT.

Kapasitas PLTMH Selenaik 25 kW. Dibangun tahun 2005, merupakan rehabilitasi PLTMH Santong PLTMH Selenaik dengan daya terpasang 25 kW untuk melanyani 180 KK pada Dusun Selen Aik, Lebah Suren dan Gubuk Keong. PLTMH Selenaik dioperasikan untuk penerangan pedesaan selama 12 jam per hari.

Hidrologi

(nihil)

Kelembagaan

PLTMH Selenaik di kelola oleh masyarakat setempat dengan struktur organisasi terdiri dari ketua, bendahara dan operator/teknisi. Adapun tarif listrik yang berlaku :

  • Pembayaran Rp. 12.500/Konsumen dengan daya terpasang 110 VA
  • Pembayaran Rp. 20.000/Konsumen dengan daya terpasang 220 VA
  • Pembayaran Rp. 40.000/Konsumen dengan daya terpasang 450 VA

 Data Teknis

Komponen Sipil :

Bangunan Sadap

:

Bendung pasangan batu
Saluran Pembawa

:

Saluran terbuka, panjang 512m
Pipa Pesat

:

Pipa Baja tebal 5 mm
   –  Panjang

:

21,5 m
    –   Diameter

:

570 mm
Debit

:

0,3 meter3/dtk
Tinggi Jatuh Air

:

13,94 m
Rumah    Pembangkit

:

3 x 4 m2
Sistem Distribusi

:

JTM 2x600ms &JTR2x500ms

 

Komponen Mechanical & Electrical :

Kapasitas

:

Terbangkit 25 kW
Turbin

:

Crossflow T14 (buatan dalam negeri)
Generator

:

 3 phase, 1500 rpm, 30 KW
System Control

:

16CNS34 (buatan dalam negeri)

 

 

PLTMH LANTAN 

Lantan

Umum

PLTMH Lantan dibangun tahun 2006 oleh Listrik Perdesaan PT. PLN Wilayah NTB dengan Detail Design oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB, sedangkan penyiapan lahan dan pembinaan kelembagaan oleh Kantor Pertambangan Kabupaten Lombok Tengah.

Dengan  kapasitas pembangkit sebesar 100 kW, PLTMH Lantan melayani 800 rumah atau 247 kWh meter di Dusun Rerantik, Pemasir, Pondok Komak, Endut Tojang, Pondok Gedang, Lantan Duren dan Dusun Lantan Daye. Daya terpasang 450 VA/Konsumen dimana 1 kWh meter melayani 1 sampai dengan 4 rumah yang berdekatan.

Hidrologi

PLTMH Lantan memanfaatkan potensi tenaga air dari Sungai Kali Babak, dengan debit 990 liter/detik dan net head 15 meter.

 Kelembagaan

Pengelolaan PLTMH Lantan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dipercayakan kepada Koperasi Serba Usaha ”Mele Maju”. Pendampingan kelembagaan dilakukan oleh MHPP (Mini Hydro Power Project) dengan menggandeng LSM lokal yaitu YKSSI (Yayasan Keluarga Sehat Sejahtera Indonesia).

Tarif listrik yang diberlakukan di PLTMH Lantan diadopsi dari tarif dasar listrik yang yang digunakan PT. PLN dan telah  disahkan oleh Surat Keputusan Bupati Lombok Tengah.

Data Teknis

Komponen Sipil :

Bangunan Sadap

:

Bendung pasangan batu
Saluran Pembawa

:

Saluran terbuka, panjang 150 m
Pipa Pesat

:

Pipa Baja tebal 5 mm
–   Panjang

:

28 m
–   Diameter

:

760 mm
Debit

:

0,990 meter3/dtk
Tinggi Jatuh Air

:

15 meter
Rumah Pembangkit

:

8 x 6 m2
Sistem Distribusi

:

JTM 1×1,5 kms & JTR 1x  3,5 kms

 

 Komponen Mechanical & Electrical :

Kapasitas

:

Terbangkit 114 KW
Turbin

:

Crossflow T-15 (buatan dalam negeri)
Generator

:

 3 phase,1500rpm, 140 KW
System Control

:

Electronic Load Controller (buatan dalam negeri Rating daya 120 kW, 3 Phase (Sistem proteksi daya, arus, dan tegangan)

 

 

PLTMH BUNUT JAMBUL

Bunut Jambul

Umum

PLTMH Bunut Jambul berada di Dusun Lendang Penyonggok, Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Perjalanan menuju lokasi PLTMH Bunut Jambul dapat ditempuh dari  Mataram ke arah timur sampai di Kecamatan Sikur melalui jalan provinsi dengan kondisi jalan beraspal sejauh lebih kurang 45 km, kemudian diteruskan melalui jalan desa yang sudah diperkeras sejauh 3 km. Secara geografis PLTMH Bunut Jambul berada di koordinat 8033’22” LS dan 116024’35” BT.

Dibangun pada tahun 2007 oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB, PLTMH Bunut Jambul dengan kapasitas 30 kW melayani 174 Kepala Keluarga (KK) atau 42 kWh meter di Dusun Otak Bangket, Dusun Lendang  Penyonggok dan Dusun Lingkung Daye. Daya penyambungan sebesar 450 VA/kWh meter, dimana satu kWh meter melayani 1 sampai dengan 4 rumah yang letaknya berdekatan (cluster).

Hidrologi

Debit air Terjunan Saluran Bunut Jambul berasal dari mata air Kembangsari dan mata air komulatif Sukur dan seterusnya.

Untuk uji akurasi data, maka data hasil pencatatan debit di Terjunan Saluran Bunut Jambul akan dibandingkan dengan pencatatan debit otomatis Terjunan Saluran Bunut Jambul dengan kurun masa yang sama.

Analisa hidrologi untuk PLMTH Bunut Jambul yang diperlukan adalah analisa debit andalan, sedangkan debit banjir di Terjunan Saluran Bunut Jambul tidak dapat dihitung karena debit yang digunakan adalah debit di saluran irigasi. Jadi titik tinjauan dalam studi ini adalah frekuensi debit minimum–maksimum di saluran irigasi dan debit minimum di Terjunan Saluran Bunut Jambul.

Dengan diambil nilai kemungkinan 90 % dari kurva durasi aliran Terjunan Saluran Bunut Jambul diperoleh besarnya debit  Q  =  0.35 m3/dt.

Sedangkan pola pemakaian debit air yang berlaku sesuai dengan hasil pengukuran pada musim kemarau menunjukkan bahwa debit yang dialirkan melalui saluran induk Kembangsari.

Dengan memperhatikan pola pengaliran yang berlaku di Saluran Induk Kembangsari maka dapat disimpulkan :

–         Untuk debit air saluran dengan nilai kemungkinan 90%  (Q = 0.35  m3/dt).

–         Pola penggunaan air saluran irigasi dapat sepenuhnya dimanfaatkan pada malam hari.

Berdasarkan hal tesebut diatas, dan pertimbangan masukan dari juru pengairan setempat debit rencana untuk PLMTH Bunut Jambul yang digunakan sebesar Q = 0,35 m3/dt dengan head/tinggi jatuh (H) = 13,24 m.

Kelembagaan

Saat ini pengelolaan PLTMH Bunut Jambul dilaksanakan oleh Koperasi Pondok Pesantren Nurussalam. Pendampingan kelembagaan sampai saat ini (Mei 2008) dilakukan oleh MHPP (Mini Hydro Power Project) dengan menggandeng LSM lokal yaitu YKSSI (Yayasan Keluarga Sehat Sejahtera Indonesia).

Data Teknis

Komponen Sipil

Bangunan Sadap

:

Saluran intake 17 m
Saluran Pembawa

:

19,5 m
Pipa Pesat

:

Besi plat diroll  melintang dan dilas luar dalam
–   Panjang

:

29,70 m
–   Diameter

:

55 cm = 21.65”
Debit

:

350 liter/detik
Tinggi Jatuh Air

:

13,24 m
Rumah Pembangkit

:

3 mx 4 m, tinggi 3 m
Sistem Distribusi

:

 JTM 2,060  kms dan JTR 2,987 kms

 

Komponen Mechanical & Electrical

Kapasitas

:

Terbangkit 30 kW
Turbin

:

Crossflow T-14 (buatan dalam negeri)

 

 

PLTMH TERES GENIT

Teres Genit

Umum

PLTMH Teres Genit berada di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Barat. Posisi geografis PLTMH Teres Genit  pada 116°25’01,0” BT dan 8º 18’ 22,1” LS  berjarak 90 km dari kota Mataram. Dibangun pada tahun 2007 oleh Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi NTB, PLTMH Teres Genit dengan kapasitas 30 kW melayani  280 rumah tangga di Dusun Teres Genit, Dusun Dasan Tutul, Dusun Selak Bukal, Dusun Jeruk Manis dan Dasan Suren. Daya penyambungan sebesar 450 VA/kWh meter, dimana satu kWh meter melayani 1 sampai dengan 5 rumah yang letaknya berdekatan (cluster). Saat ini PLTMH Teres Genit melayani 394 Kepala Keluarga (KK). Adapun pengelolaan PLTMH dilaksanakan oleh kelembagaan yang dibentuk oleh masyarakat setempat.

Hidrologi

PLTMH Teres Genit memanfaatkan potensi debit air saluran primer irigasi Teres Genit yang bersumber dari mata air Seleot dan Kokok Embuk yang diturap dan disadap pada Bendung Teres Genit yang ada pada bagian hulu berjarak 1 Km dari rencana lokasi PLTMH yang akan dibangun, memiliki debit rata-rata tiap bulannya 300 liter/detik atau debit air minimal terendah pada saat musim kemarau 250 liter/detik tersebut merupakan debit air kritis tiap tahunnya.

Pada pintu saluran primer tepatnya pada kampung Bual terdapat terjunan dengan beda tinggi 24 meter (tinggi efektif = 23,85 m).

Kelembagaan

Saat ini pengelolaan PLTMH Teres Genit dilaksanakan oleh kelembagaan yang dibentuk oleh masyarakat setempat. Dalam waktu dekat lembaga ini akan diproses lebih lanjut oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sehingga menjadi lembaga pengelola yang berbadan hukum. Pendampingan kelembagaan sampai saat ini (Mei 2008) dilakukan oleh MHPP (Mini Hydro Power Project) dengan menggandeng LSM lokal yaitu YKSSI (Yayasan Keluarga Sehat Sejahtera Indonesia). Sedangkan pembinaan productive use (pemanfaatan listrik PLTMH untuk kegiatan produktif) dilakukan oleh tim CAREPI yang beranggotakan akademisi yang merupakan kerjasama antara Universitas Mataram dengan sebuah LSM asal Belanda (ECN).

Data Teknis

Komponen Sipil

Bangunan Sadap

:

Saluran intake 3 m, Pintu air inlet 0,7 m x 0,8 mx 2 m
Saluran Pembawa

:

sepanjang 10,9 m
Pipa Pesat

:

Pipa Baja
–   Panjang

:

43,40 m
–   Diameter

:

550 mm/21,85”
Debit

:

250 liter/detik
Tinggi Jatuh Air

:

23,85 m
Rumah Pembangkit

:

3 mx 4 m, tinggi 3 m
Sistem Distribusi

:

JTM  1.500 ms & JTR 2.150 ms

 

Komponen Mechanical & Electrical

Kapasitas

:

Terbangkit 30 kW
Turbin

:

Crossflow T-14 (buatan dalam negeri)
Generator

:

 3 phase,1500rpm, 50 kVA/40 kW
System Control

:

Digital Flow Control 30 kW, Automatic Synchronizer, Automatic Shutdown Protection dan Water Level Control

About ariefsullivan

saya adalah saya

Posted on Maret 3, 2012, in Electric World. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: